Komponen Email
E-mail terdiri atas dua
bagian yakni di sebelah kiri tanda @ disebut user id yang menunjukkan
identitas pemilik e-mail tersebut. User id ini dapat berupa nama pemilik,
singkatan nama, nickname, nomor, dan lain sebagainya.
Untuk bagan kedua atau teks
setelah lambang @ (contoh: ymail.com) disebut domain name/hostname, yang
menunjukkan identitas domain tempat e-mail (mail server) tersebut disimpan.
Perlukah kita memiliki email?
Alasan mengapa masih banyak orang tetap memanfaatkan email sebagai komunikasi utama online mereka:
1. Murah bahkan Gratis
Banyak email provider seperti Gmail, Yahoo, Outlook yang salah fokus bisnis mereka untuk menyediakan email yang mudah digunakan oleh orang lain dengan biaya yang rendah bahkan gratis.
2. Komunikasi bisnis
Meskipun hampir semua orang memiliki aplikasi messenger seperti Whatsapp, hampir semua orang tidak akan keberatan ketika diminta alamat email mereka dibandingkan dengan nomor telepon.
3. Akuntabilias
Arsip email seringkali digunakan sebagai alat bukti suatu kejadian atau sebagai “hitam diatas putih” antar pekerja. Saya pribadi menggunakan email sebagai sebuah transkrip pembicaraan (2 orang atau lebih) yang pernah terjadi yang menghasilkan keputusan sehingga bisa menjadi bukti jika ada pertanyaan atau perdebatan dikemudian hari.
4. Bertukar file atau dokumen apapun
Tidak perlu ditanyakan lagi bahwa kita melakukan pertukaran file jenis apapun dengan email. File dokumen, gambar, video, apapun itu bisa dikirimkan melalui email.
5. Komunikasi berbeda time zone
Pernah merasa terganggu karena handphone kamu berdering tanda pesan teks atau telepon masuk? Dengan email, kamu tidak perlu khawatir email kamu akan mengganggu si penerima meskipun berbeda waktu.
6. Mengirimkan komunikasi ke grup (CC dan BCC)
Email bisa digunakan sebagai komunikasi banyak orang (mailing lists) atau mengirimkan 1 pesan ke banyak orang tanpa diketahui orang lain dengan menggunakan BCC (Blind Carbon Copy).
7. Sarana pengumpulan data marketing
Menggunakan email, ketika kamu mengirimkan email marketing (promosi, informasi, dll), kamu bisa mendapatkan metriks atau data dari interaksi para penerima pada email yang kamu kirim. Misalnya: Open rate, Click rate, Sales, Unsubscribe, dan lain-lain.







0 komentar:
Posting Komentar