Akun Pembelajaran merupakan akun elektronik yang memuat nama akun (user ID) dan akses masuk akun (password) yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan dapat digunakan oleh peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan sebagai akun untuk mengakses layanan/aplikasi pembelajaran berbasis elektronik.
Semenjak diluncurkannya Akun Pembelajaran oleh Kemendikbud bersama dengan Kominfo dan Kemenag, Jumat, 11 Desember 2020. Tidak sedikit yang bertanya-tanya. Apa perbedaan akun itu dengan yang biasa.
Akun Pembelajaran tersebut merupakan akun Google Suite, atau G Suite. Sedangkan yang biasa digunakan hampir semua pengguna Smartphone Android, adalah akun Google standar alias gratis dari Google.
Lantas apa bedanya? Toh dengan akun personal yang biasa itu, sudah bisa untuk membuat Classrom, dapat juga untuk meet. Tentu ada bedanya lah, yuk kita simak!
· Kapasitas memori google drive pada akun pribadi 15 GB, sementara pada akun belajar.id kapasitas memorinya unlimited sehingga tidak terbatas
· Google dirve akun pribadi tidak ada fitur drive bersama sedangan akun G suite mempunyai fitur drive bersama.
· Pada fitur google classroom, jika menggunakan akun pribadi maka tidak akan terhubung langsung ke google meet, tetapi jika menggunakan akun belajar.id bisa terhubung langsung dengan link google meet
· Kapasitas google classroom untuk akun pribadi hanya 20 orang guru dan 250 orang siswa
· Akun belajar.id ada fitur impor nilai dari google form, ada mode terkunci chromebook, dan ada cek originalitas jawaban
· Google Meet akun pribadi tidak ada fitur angkat tangan dan merekam, sedangkan akun belajar.id (G Suite) ada fitur angkat tangan dan merekam.
sumber: https://www.aansupriyanto.com/2021/01/3-perbedaan-utama-akun-google-biasa.html
Sumber: https://mediaindonesia.com/humaniora/368473/kemendikbud-luncurkan-akun-pembelajaran-belajarid







0 komentar:
Posting Komentar