Transformasi Digital Guru: Workshop 32 JP 'Canva Trending 2025' Sukses Hasilkan Ratusan Karya Inovatif di Ruang GTK
SUMATERA SELATAN – Komunitas Pangrangnuanta (Pangkalan Guru Anti Gaptek Nusantara) sukses menggelar Workshop Nasional bertajuk "Canva Trending 2025: Administrasi Pembelajaran Rapi, Media Interaktif Inspiratif" yang berlangsung secara intensif pada 9 – 12 Oktober 2025.
Kegiatan virtual yang dilaksanakan pukul 19.00 – 21.00 WIB ini dipandu langsung oleh narasumber ahli, Juwairia dari SMKN 1 Pemulutan, serta didampingi oleh Mukhlis al Faruq selaku Founder Pangrangnuanta sebagai host. Fokus utama workshop ini adalah membekali para pendidik dengan keterampilan desain grafis dan teknologi untuk menciptakan ekosistem belajar yang lebih menyenangkan.
Melampaui Administrasi Konvensional
Ketua Panitia sekaligus nara hubung, Umi Tira Lestari dari SMK Ranti Mula Bogor, menyatakan bahwa antusiasme peserta sangat luar biasa. Selama 32 Jam Pelajaran (JP), para guru tidak hanya belajar membuat administrasi kelas yang rapi, tetapi juga merancang media pembelajaran interaktif yang mampu meningkatkan kebahagiaan belajar siswa.
"Tujuan kami sederhana namun bermakna: membuat guru tenang dengan administrasi yang terkelola baik, sehingga siswa pun jadi senang saat mengikuti pembelajaran," ungkap Juwairia saat sesi pemaparan materi.
Bukti Nyata di Ruang GTK
Keberhasilan workshop ini dibuktikan dengan aksi nyata para peserta. Pasca-pelatihan, ratusan produk karya berupa modul ajar kreatif, infografis materi, hingga video pembelajaran interaktif telah berhasil diunggah ke platform Ruang GTK (yang sebelumnya dikenal sebagai Platform Merdeka Mengajar atau PMM).
Pencapaian ini menjadi bukti bahwa guru-guru di Indonesia semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Unggahan karya tersebut kini dapat diakses oleh guru lain di seluruh penjuru negeri sebagai referensi praktik baik (best practice) dalam implementasi kurikulum.
Berbagi untuk Sesama
Selain aspek akademis, kegiatan ini juga membawa misi kemanusiaan. Pangrangnuanta membuka kesempatan donasi seikhlasnya bagi panti asuhan sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran acara. Seluruh donasi yang terkumpul disalurkan secara transparan melalui rekening yayasan yang telah ditunjuk.
Dengan berakhirnya workshop ini, diharapkan semangat "Anti Gaptek" terus berkobar di kalangan pendidik demi mewujudkan visi pendidikan Indonesia yang lebih maju dan inovatif di tahun 2025.








0 komentar:
Posting Komentar